ELEKTRIK BANK

Sumber dari Segala Sumber Elektronika

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) vs Ahmadinejad

Susilo Bambang Yudhoyono and Ahmadinejad are the presidents of the country where is majority of the societies are moeslems. Both of them have same presidency for two period.
In their life, they have some differences which is so significant, such as income, house, transportation, and life style. The first different is about their income. Susilo Bambang Yudhoyono’s income is Rp. 62.4 millions per month, whereas Ahmadinejad never takes his right as the president of Iran. He just takes his income from the salary as a lecture for about 2.4 millions in rupiahs per month. He thinks that all of the riches are the country own, so he just keep it carefully and wisely.
 
The second is about the place or the house of the presidents. Generally the presidents live in the president’s residence. Susilo Bambang Yudhoyono lives in president’s residence which has the width for about 1.5 hectare and has complete facilities, whereas Ahmadinejad chooses his own house for living. It is the only house which he has, and it has the width for about 170 m2.
The third is about transportation. SBY often uses his private car which the worth is Rp. 6-7 billlions, while Ahmadinejad uses his own car, Peogeot 504 made in 1977 which  the worth is for about 15-25 millions in rupiahs.
Both of those presidents also have different life style. The first is about pray. We often see SBY always in the first row when he prays together, while Ahmadinejad never decide where  his position for praying is. “ The first row is not decided by the position. Remember I am not more than a servant. In front of you today there is a big responsibility and it is to serve Iran, “_(Ahmadinejad in Jhony, 2011). The second is about food. Altough it is simple such as pecel, soto, gado-gado, etc, SBY still uses the money from this country, while Ahmadinejad always bring the food which is made by his wife like a sandwich with zaitun oil an cheesed. 
The third is about party. SBY ever held his son wedding luxuriously, while Ahmadinejad ever held his son wedding simply.
We love Indonesia, but a leader have to lead the societies sincerely. President is not only a leader but also a servant for the societies. Probably the president of Iran is not better than our president, but it will be better if our president can imitate what Ahmadinejad did for his societies.


Motor Induksi Tiga Fasa

Mesin-mesin listrik digunakan untuk mengubah suatu bentuk energi ke energi yang lain, misalnya mesin yang mengubah energi mekanis ke energy listrik disebut generator, dan sebaliknya energi listrik menjadi energy mekanis disebut motor. Masing-masing mesin mempunyai bagian yang diam dan bagian yang bergerak.
Bagian yang bergerak dan diam terdiri dari inti besi, dipisahkan oleh celah udara dan membentuk rangkaian magnetic dimana fluksi dihasilkan oleh aliran arus melalui kumparan/belitan yang terletak didalam kedua bagian tersebut.
  Gambar 1. 1 Penampang Motor Induksi 3 Fasa
Pada umumnya mesin-mesin penggerak yang digunakan di Industri mempunyai daya keluaran lebih besar dari 1 HP dan menggunakan motor Induksi Tiga Fasa. Adapun kelebihan dan kekurangan motor induksi bila dibandingkan dengan jenis motor lainnya.

Bagian-bagian dari motor tiga fasa :
1. Belitan Stator
Pada dasarnya belitan stator motor induksi tiga fasa sama dengan belitan motor sinkron. Konstruksi statornya belapis-lapis dan mempunyai alur untuk melilitkan kumparan. Stator mempunyai tiga buah kumparan, ujung-ujung belitan kumparan dihubungkan melalui terminal untuk memudahkan penyambungan dengan sumber tegangan. Masing-masing kumparan stator mempunyai beberapa buah kutub, jumlah kutub ini menentukan kecepatan motor tersebut. Semakin banyak jumlah kutubnya maka putaran yang terjadi semakin rendah.
Gambar 1. 2 Kelompok kumparan Stator

2. Rotor
Motor Induksi bila ditinjau dari rotornya terdiri atas dua tipe yaitu rotor sangkar dan rotor lilit.
  • Rotor Sangkar    : Motor induksi jenis rotor sangkar lebih banyak digunakan daripada jenis rotor lilit, sebab rotor sangkar mempunyai bentuk yang sederhana. Belitan rotor terdiri atas batang-batang penghantar yang ditempatkan di dalam alur rotor. Batang penghantar ini terbuat dari tembaga, alloy atau alumunium. Ujung-ujung batang penghantar dihubung singkat oleh
    cincin penghubung singkat, sehingga berbentuk sangkar burung. Motor induksi yang menggunakan rotor ini disebut Motor Induksi Rotor Sangkar.
    Karena batang penghantar rotor yang telah dihubung singkat, maka tidak dibutuhkan tahanan luar yang dihubungkan seri dengan rangkaian rotor pada saat awal berputar. Alur-alur rotor biasanya tidak dihubungkan sejajar dengan sumbu (poros) tetapi sedikit miring.
    Gambar 1. 3 Penampang dari Rotor Sangkar
     
  •  Rotor Belit     : Rotor lilit terdiri atas belitan fasa banyak, belitan ini dimasukkan ke dalam alur-alur inti rotor. Belitan ini sama dengan belitan stator, tetapi belitan selalu dihubungkan secara bintang. Tiga buah ujung-ujung belitan dihubungkan ke terminal-terminal sikat / cincin seret yang terletak pada poros rotor. Pada jenis rotor lilit kita dapat mengatur kecepatan motor dengan cara mengatur tahanan belitan rotor tersebut. Pada keadaan kerja normal sikat karbon yang berhubungan dengan cincin seret tadi dihubung singkat. Motor induksi rotor lilit dikenal dengan sebutan Motor Induksi Slipring atau Motor Induksi Rotor Lilit.
    Gambar 1. 4 Penampang Rotor Belit

  • Selip Motor Induksi    : Seperti telah dijelaskan, putaran rotor tidak akan sama dengan putaran
    medan stator, karena bila rotor berputar sama cepatnya dengan medan stator,
    tidak akan timbul perbedaan kecepatan sehingga tidak ada GGL induksi yang
    timbul pada rotor, tidak ada arus dan tidak ada kopel yang mendorong rotor.
    Itulah sebabnya rotor selalu berputar pada kecepatan dibawah kecepatan
    medan putar stator. Perbedaan kecepatan tergantung pada besarnya beban motor.
    Slip mutlak menunjukkan kecepatan relatif rotor terhadap medan putar.
     
  • Ns = Putaran Medan Stator (RPM)
    Nr = Putaran Medan Rotor (RPM)
  • Slip (S) merupakan perbandingan slip mutlak terhadap Ns, ditunjukkan
    per unit atau prosen oleh hubungan :





TUKAR LINK

TUKAR LINK

Halaman ini saya buat khusus untuk saling bertukar link. Untuk teman-teman bisa memasang link blog ini dengan format seperti dibawah ini :

URL : http://elektronikbank.blogspot.com/
Nama : Elektronik Bank


Atau teman - teman bisa langsung copy link dibawah ini :


Jika berminat untuk bertukar link tolong tinggalkan Nama blognya dan juga alamatnya. Terima kasih....

  1. FT UM
  2. Edukasi Elektronika
  3. Elektro News
  4. Sinau Elektro
  5. Sumber Belajar 
  6. Lutfiatul Ummah 

Optocoupler MOC 3022

Optocoupler atau optoisolator adalah suatu komponen semikonduktor yang tersusun dari LED (Light Emitting Dioda) infra merah dan sebuah photo triac yang digunakan sebagai pengendali triac. Optoisolator biasanya digunakan sebagai antarmuka (interface) antara rangkaian pengendali dengan rangkaian daya (triac) dan juga sebagai pengaman kendali, karena antara LED dan photo triac tidak terhubung secara elektrik, sehingga bila terjadi kerusakan pada rangkaian daya (triac) maka rangkaian pengendali tidak ikut rusak. Jadi sangat disarankan jika menggunakan rangkaian daya lebih baik menggunakan optoisolator ini.

Kali ini saya akan berbagi tentang Optocoupler MOC 3022 :
Skema dari MOC 3022 :


Gambar sebenarnya dari MOC 3022 :

Semoga bermanfaat.....

TRIAC BT136

Ini ada sedikit info tentang TRIAC BT136, mungkin bisa dijadikan referensi buat temen-temen.

Triac merupakan komponen semikonduktor yang tersusun atas diode empat lapis berstruktur p-n-p-n dengan tiga p-n junction.

Karakteristik TRIAC BT136 :

Konfigurasi PIN TRIAC BT136 :





Untuk simbolnya adalah sebagai berikut :
Semoga bermanfaat....

WiTricity Technology

Teman-taman saya akan berbagi info tentang Witrycity yang sekarang masih dikembangkan....

Terbayangkah anda ponsel, komputer, laptop , robot mobile , bahkan kendaraan listrik mampu re charging sendiri tanpa pernah yang terpasang di stop kontak?

Nah, ini  ada penemuan yang dipamerkan oleh perusahaan penghasil processor, INTEL. Penemuan atau proyek ini diberi nama WREL (wireless resonant energy link). Yang konon kabarnya sebelumnya teknologi ini disebut WiTricity, kombinasi antara wireless (nirkabel) dan electricity (listrik).

Untuk membuktikannya, Pihak INTEL memperlihatkan bagaimana cara bolam lampu 60 Watt menyala tanpa ada kabel yang menempel padanya. Proses menyala terjadi karena di jarak 1 meter dari bola lampu terdapat sumber listrik. Nah secara Induksi Magnet alat ini bekerja menyalakan lampu tersebut. INTEL mengembangkan teknologi yang pertama kali diperkenalkan Marin Soljacic, seorang fisikawan Institut Teknologi Massachusetts (MIT).

Prinsip kerjanya cukup sederhana, seperti cara kerja resonansi. Energi listrik dialirkan ke antena Pemancar sehingga membentuk medan magnet. Jika ada Pemancar berarti ada Penerima. Nah Penerima inilah yang berperan sebagai penyerap medan magnet tersebut kemudian mengubahnya kembali menjadi energi listrik.

Berikut ini adalah cara WiTricity bekerja :





Semoga sedikit bermanfaat buat temen-temen....

Seven Segment

Seven Segment adalah tujuh segmen-segmen yang digunakan menampilkan angka. Seven segment merupakan display visual yang umum digunakan dalam dunia digital. Seven segment sering dijumpai pada jam digital, penujuk antrian, diplay angka digital dan termometer digital. Penggunaan secara umum adalah untuk menampilkan informasi secara visual mengenai data-data yang sedang diolah oleh suatu rangkaian digital.
Seven segmen ini tersusun atas 7 bbuah LED yang disusun membentuk angka 8 yang penyusunnya menggunakan diberikan lebel dari ‘a’ sampai ‘g’ dan satu lagi untuk dot point (DP). Setiap segmen ini terdiri dari 1 atau 2 Light Emitting Diode ( LED ). salah satu terminal LED dihubungkan menjadi satu sebagai kaki common.
Jenis-jenis Seven Segment :
1.    Common Anoda
Semua anoda dari LED dalam seven segmen disatukan secara parallel dan semua itu dihubungkan ke VCC, dan kemudian LED dihubungkan melalui tahanan pembatas arus keluar dari penggerak LED. Karena dihubungkan ke VCC, maka COMMON ANODA ini berada pada kondisi AKTIF LOW (led akan menyala/aktif bila diberi logika 0).



2.    Common Katoda
Merupakan kebalikan dari Common Anoda. Disini semua katoda disatukan secara parallel dan dihubungkan ke GROUND. Karena seluruh katoda dihubungkan ke GROUND, maka COMMON KATODA ini berada pada kondisi AKTIF HIGH (led akan menyala/aktif bila diberi logika 1).